Advertisement Advertisement
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
Kamis, Mei 19, 2022
Seputar Sumut: Berita Terkini | Berita Terbaru | Berita Terpopuler |
Advertisement
  • Home
  • Hukrim
  • Medan
  • Nasional
  • Sumut
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Hiburan
  • Aceh
  • Advertorial
No Result
View All Result
Seputar Sumut: Berita Terkini | Berita Terbaru | Berita Terpopuler |
No Result
View All Result
Home Internasional

India Larang TikTok dan 58 Aplikasi Buatan Tiongkok secara Permanen

Rabu, 27 Januari 2021
kanal Internasional
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Kementerian elektronik dan teknologi informasi India mengumumkan bahwa mereka telah memberlakukan larangan permanen terhadap aplikasi video TikTok dan 58 aplikasi Tiongkok lainnya, kata media India, seperti dilansir dari laman BBC Indonesia, Rabu (27/01/2021).

Ketika pertama kali memberlakukan larangan di bulan Juni, pemerintah India memberi kesempatan kepada 59 pengembang aplikasi itu untuk menjelaskan posisi mereka terkait kepatuhan pada persyaratan privasi dan keamanan, sebagaimana dilaporkan media Times of India hari Senin.

ADVERTORIAL ADVERTORIAL ADVERTORIAL
ADVERTORIAL

Aplikasi seperti TikTok milik ByteDance, WeChat milik Tencent Holdings dan UC Browser milik Alibaba juga diminta untuk merespons sejumlah pertanyaan, kata surat kabar itu.

BacaJuga

Perang Ukraina, Rusia Habiskan Rp228 Miliar dalam Sejam

Pentagon Ungkap 400 Penampakan UFO

Media Asing Soroti Singapura Tolak Masuk Abdul Somad

Ratusan Tentara Ukraina Menyerah kepada Rusia

“Pemerintah tidak puas dengan tanggapan atau penjelasan yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan ini. Oleh karena itu, larangan terhadap 59 aplikasi ini sudah permanen sekarang,” menurut surat kabar bisnis Livemint, mengutip sumber yang mengetahui pemberitahuan tersebut.

Dikatakan bahwa pemberitahuan itu dikeluarkan pekan lalu.

Pada bulan Juni 2020, kementerian itu menyatakan bahwa aplikasi tersebut “mengancam kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara, dan ketertiban umum”.

Didahului bentrokan

Perintah tersebut, yang oleh India disebut sebagai “boikot digital”, terjadi setelah bentrokan pasukan India dan Tiongkok di perbatasan Himalaya yang disengketakan, yang menyebabkan 20 tentara India tewas.

Pekan lalu, pasukan Tiongkok dan India kembali bentrok di perbatasan.

Pada bulan September, India melarang 118 aplikasi seluler lainnya, termasuk gim video populer Tencent, PUBG, menyusul kebuntuan di perbatasan.

Seorang perwakilan TikTok mengatakan kepada surat kabar Economic Times bahwa perusahaannya sedang mengevaluasi pemberitahuan tersebut dan akan menanggapinya sebagaimana mestinya.

Kementerian elektronik dan teknologi informasi tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar di luar jam kerja reguler. TikTok belum menanggapi permintaan komentar terkait berita ini.(bbcindonesia)

Berikan Komentar
Tags: 58 Aplikasi TiongkokDilarang Permanen di IndiaIndia Larang TikTokLarang secara Permanenteknologi digitaltiongkok

BERITA TERBARU

Foto: Baliho PPS di wilayah kampus USU Jalan Dr. T.Mansur No.9 Kota Medan. (Istimewa)

Rektor USU Ajak Masyarakat Manfaatkan PPS

Kamis, 19 Mei 2022
Foto: Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumut, M Pintor Nasution.(seputarsumut/Asiong)

Tahun 2022, BEI Sumut Target 58.889 Investor

Kamis, 19 Mei 2022
Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH memimpin rapat koordinasi pelaku industri telekomunikasi di wilayah Langkat, Rabu (18/5/2022)

Afandin Harap Industri Telekomunikasi Perluas Layanan di Area Blank Spot

Kamis, 19 Mei 2022
YouTuber Muhammad Kece.

Muhammad Kace Mengaku Sudah Pindah Agama

Kamis, 19 Mei 2022

Artikel Populer

  • Air Terjun Siringo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

    Mahasiswa STT Siantar Tewas Tenggelam di Air Terjun Siringo Dairi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PMPHI Sumut Apresiasi Kapolrestabes Medan dan Jajaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mulai Hari Ini, Syarat Perjalanan Dalam dan Luar Negeri Tak Perlu Tes COVID-19

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustadz Abdul Somad Ditahan dan Dideportasi Imigrasi Singapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Target Naik Kelas, Mendag Lutfi:ASEAN Harus Kompak Respon Perkembangan Ekonomi Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan / Disclaimer
  • Syarat dan Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi / Privacy Policy
© 2020 Seputar Sumut -Portal Berita Online Sumatera Utara: Berita Terkini I Berita Terbaru I Berita Terpopuler Seputar Sumut.
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukrim
  • Sumut
  • Medan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Hiburan
  • Aceh
  • Advertorial